5 Komponen Kunci Hyundai Hybrid Yang Wajib Dicek Saat Service Berkala
Mobil hybrid Hyundai, seperti SANTA FE, PALISADE, dan TUCSON, menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik untuk menghasilkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Teknologi ini membuat pengalaman berkendara lebih halus, hemat, dan ramah lingkungan.
Patut diingat, kombinasi dua sistem penggerak juga berarti perawatan harus lebih teliti. Ada beberapa komponen kunci yang wajib diperhatikan saat melakukan service berkala, agar performa tetap optimal dan umur pakai lebih panjang. Hyundai sebenarnya merancang mobil hybrid agar praktis dan tidak merepotkan pemiliknya.
3 Skema Harga The All New PALISADE Hybrid:
https://hyundaimobil.co.id/news/details/3-skema-harga-the-all-new-palisade-hybrid-otr-jakarta
Namun, tetap ada 5 komponen kunci yang wajib dicek saat service berkala yaitu:
1. Baterai Hybrid dan Sistem Pendinginnya
Baterai adalah jantung mobil hybrid. Teknisi akan memeriksa State of Health (SOH) baterai, tegangan tiap sel, serta sistem pendingin baterai (biasanya berupa fan atau liquid cooling). Jika kipas pendingin kotor atau ventilasi tertutup, baterai bisa cepat panas dan menurunkan performa.
2. Inverter dan Konverter DC-DC
Komponen ini berfungsi mengubah arus listrik dari baterai menjadi tenaga untuk motor listrik, sekaligus mengatur aliran daya kembali saat regenerative braking. Pengecekan dilakukan pada kabel, konektor, dan sistem pendingin inverter. Kerusakan di bagian ini bisa membuat mobil tidak bisa berjalan sama sekali.
3. Sistem Pendinginan Mesin dan Radiator
Mesin bensin di mobil hybrid cenderung bekerja lebih ringan karena dibantu motor listrik. Tapi, sistem pendinginan tetap krusial. Radiator coolant harus di cek kualitas dan volumenya. Mengisi dengan air keran bisa berbahaya, karena dapat menyebabkan karat dan kerak.
4. Rem dan Sistem Regenerative Braking
Salah satu keunggulan hybrid adalah brake pad lebih awet karena sistem pengereman dibantu oleh regenerative braking. Namun, tetap perlu dicek kondisi cakram, minyak rem, dan kalibrasi sistem. Jika salah satu sensor bermasalah, regenerative braking bisa terganggu.
5. Oli Mesin dan Filter
Banyak orang salah paham dan mengira hybrid tidak butuh ganti oli. Faktanya, mesin bensin tetap bekerja, walaupun tidak selalu aktif. Oli dengan viskositas rendah (misalnya 0W-20) biasanya direkomendasikan agar lebih efisien. Filter oli dan filter udara mesin juga wajib diganti sesuai interval.
Dengan melakukan perawatan di bengkel resmi Hyundai, mobil hybridmu akan tetap efisien, responsif, dan tahan lama. Dan bila waktunya service sudah tiba, segera lakukan Booking Service resmi di https://hyundaimobil.co.id/booking-service, dan pastikan hybrid Hyundai kesayangan selalu dalam kondisi prima.